13.815 Kepala Keluarga di Kukar Terima Bantuan Langsung Tunai
(Bupati Edi Damansyah ketika menyalurkan BLT DD beberapa waktu lalu)
TENGGARONG, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengapresiasi kerja
Camat dan para Kepala Desa pada proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Dana Desa (DD) tahap pertama, yang sudah berjalan dengan baik.
Dimana penyaluran yang dilakukan sejak 29 April sampai 23 Mei 2020, telah
terealisasi sekitar 78 persen, dari 193 desa di Kukar sudah 150 desa menyalurkan
BLT DD kepada warga, yakni sebanyak 13.815 KK (Kepala Keluarga)
“Saya menyampaikan penghargaan
kepada camat dan kades, saya nilai sudah cukup baik. Namun demikian saya
berharap dilakukan update data, agar proses realiasi yang berbasis data akurat,
sehingga tepat sasaran dan dapat dirasakan masyarakat,,” kata Edi Damansyah
saat rapat evaluasi penyaluran BLT DD dengan seluruh camat se Kukar belum lama
ini.
Selain dari itu
lanjut Edi, camat dan kepala desa diharapkan menjadi pengendali langsung dalam
proses penyaluran BLT DD, dan jangan sampai proses penyaluran tumpang tindih
dengan bantuan bantuan lainnya, seperti penerima Program Keluarga Harapan (PKH),
Bantuan Tunai Sosial (BTS) dan bantuan lainnya.
Perlu diketahui pada tahap pertama penyaluran BLT DD Kukar terealisasi 150 desa, dari total 193 desa di Kukar. Sisa desa terdapat 43 yang belum menyalurkan, dimana terdapat 33 desa dipastikan akan menyalurkan BLT DD tahap kedua pada awal Juni 2020 mendatang.”33 desa ini pada tahap pertama tidak menyalurkan dana BLT, karena pada Februari 2020 sebelum turun surat edaran dari pusat, sudah merealiasikan dana Desa, sehingga tahap kedua baru direalisasikan,” kata Edi Damansyah.
Kemudian 4 desa lagi
belum menetapkan Peraturan Kepala Desa, terkait dengan realisasi penyaluran
BLT, sementara untuk 6 desa lagi sudah mengurus adminitrasi penyaluran BLT,
tetapi dana nya belum masuk ke kas desa, namun dipastikan pada awal Juni akan
merealisasikan penyaluran BLT DD.
Edi Damansyah juga
mengingatkan kepada seluruh kepala desa yang sudah merealisasikan dana BLT DD
nya supaya mempublikasikan secara transparan penerima bantuan tersebut.”Kalau
ada website bisa dipublikasikan disitu, atau bisa nama penerima ditempel
dipapan pengumuman desa,”tegasnya.(awi/adv)